Puisi-puisi Latifatus Sholikah; Rasa yang Mati

Rasa yang Mati

kaumenanam luka

menyiramnya dengan dusta

tanpa pikir tentang rasa

kauruntuhkan segalanya

 

antara luka yang teramat sakit

seharusnya dunia menjerit

sampaikan cerita walaupun pahit

terlukis jelas di setiap bait

       –seperti rasa yang mati

 

dalam hatiku, cinta tak ada lagi

sebab kita samasama api;

tak pantas merindukan janji

 

                                        /Magetan, 22/9/2018

 

 

Aku Ingin

aku ada

saat netramu terbuka

menggenggam segala rasa

jiwajiwa penuh cinta

 

aku ingin memeluk waktu

tiap detiknya tafsirkan rindu

hingga saat kita bertemu,

matamu jadi mataku

 

aku ingin setia dan tenggelam

dalam jarak yang mengundang kekosongan

penuh resah tiap malam

sebab rinduku terlalu dalam

 

                                        /Magetan, 22/9/2018

 

 

Spesies Aliansi

berkoalisi untuk jajaki

kursi megah ingin diduduki

spesies aliansi bersandiwara lagi

merajai segala populasi

 

suara kami dibungkam

jeritan kami diabaikan

lantas, ke manakah keadilan?

       ; negeriku makin runyam

 

kelak langkahmu akan patah

kami inginkan kau berserah

sebelum detik mulai melemah

masih ada celah untuk berubah

 

                                        /Magetan, 22/9/2018

 

 

Diktat Lama

bocah tanpa alas kaki

bersemangat mengabdi

gubuk reot saksi sebuah mimpi

diktat lama tak bicara lagi

 

sebab, mereka masih di sini

bernyawa tapi mati hati

tanpa aksi untuk negeri

hanya ikuti aliran serunai

 

jejakjejak kita seperti tak berbekas

meski telah susuri muara bebas

kita ingin pandang langit luas

bukan orasi yang membias

 

                                        /Magetan, 08/9/2018

 

sumber gambar: dagelan.co

Latifatus Sholikah

Latifatus Sholikah

Lahir di Magetan, 25 Mei 1999. Mahasiswa jurusan IPA, IAIN Ponorogo. Beberapa karya yang telah dibukukan bersama penulis lain, salah satunya ialah cerpen yang berjudul Senja Telah Terluka dan Nusantara. Penulis dapat disapa melalui Instagram: @latifa_254.

More Posts - Website

Follow Me:
Facebook

Beri Komentar